BeritaKriminalNasional

WN Korea Selatan Ditemukan Tewas di Bekasi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

22
Sumber foto : Liputan6.com
Sumber foto : Liputan6.com

Toyotacibinong.id – Seorang warga negara Korea Selatan ditemukan meninggal dunia di kediamannya di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Saat ditemukan, kondisi korban sudah bersimbah darah dan diduga mengalami sejumlah luka akibat kekerasan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB setelah putri korban menemukan ayahnya dalam keadaan tidak bernyawa di dalam rumah.

Polisi Lakukan Penyelidikan dan Koordinasi dengan Kedubes Korsel

Proses Autopsi Dilakukan untuk Ungkap Penyebab Kematian

Kapolsek Tambun Wuryanti mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan usai menerima laporan penemuan jasad korban.

Karena korban merupakan warga negara asing, aparat kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta terkait penanganan kasus tersebut.

Saat ini jenazah korban sedang menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menyimpulkan apakah korban meninggal akibat tindak kriminal atau faktor lainnya.

Polisi Temukan Banyak Luka di Tubuh Korban

Diduga Ada Trauma Akibat Benda Tajam dan Benda Tumpul

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Luka tersebut diduga berasal dari kekerasan menggunakan benda tajam maupun benda tumpul.

Meski demikian, kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai jenis luka yang ditemukan karena masih menunggu hasil autopsi resmi dari tim dokter forensik.

Korban Diketahui Sedang Sendirian di Rumah

Polisi Masih Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

Saat kejadian berlangsung, korban diketahui berada seorang diri di rumahnya di kawasan Tambun. Polisi kini masih mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi kejadian.

Kasus kematian WN Korea Selatan di Bekasi tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Exit mobile version