Toyotacibinong.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, berkaitan dengan dugaan penerimaan yang berhubungan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan operasi tersebut berlangsung pada Senin (20/7/2026). Dalam kegiatan itu, tim penyidik mengamankan sebanyak 19 orang untuk dimintai keterangan.
Menurut Budi, perkara yang sedang ditangani diduga berkaitan dengan penerimaan yang melibatkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, dalam pelaksanaan proyek-proyek pemerintah daerah.
Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Intensif
Dari total 19 orang yang diamankan, tujuh orang diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta guna menjalani pemeriksaan lanjutan.
KPK menyebut pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi serta mengumpulkan alat bukti yang diperlukan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.
Meski demikian, lembaga antirasuah tersebut belum mengungkap identitas maupun status hukum para pihak yang sedang diperiksa.
Pihak Pemda dan Swasta Ikut Diamankan
Budi Prasetyo menjelaskan bahwa orang-orang yang diamankan berasal dari berbagai unsur, termasuk aparatur Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan pihak swasta.
Namun, KPK masih merahasiakan peran masing-masing karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah penyidik menyelesaikan pendalaman perkara.
Ruang Kerja Bupati Lombok Barat Disegel KPK
Usai pelaksanaan OTT, penyidik KPK melakukan penyegelan terhadap ruang kerja Bupati Lombok Barat di kompleks perkantoran pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, Akhmad Saikhu, mengaku baru mengetahui adanya penyegelan ketika tiba di kantor pada Senin pagi. Ia mengatakan kondisi tersebut mengejutkan karena beberapa jam sebelumnya seluruh kegiatan pemerintahan masih berjalan seperti biasa.
Menurut Saikhu, pada malam sebelumnya Bupati Lalu Ahmad Zaini bersama sejumlah pejabat daerah masih menghadiri acara nonton bareng final Piala Dunia 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati.
Nomor Telepon Bupati Tidak Lagi Aktif
Saikhu mengungkapkan dirinya sempat berusaha menghubungi Bupati melalui ajudannya setelah mengetahui adanya penyegelan. Namun, nomor telepon Lalu Ahmad Zaini sudah tidak dapat dihubungi.
Selain ruang kerja bupati, penyidik KPK juga memasang segel di salah satu ruangan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lombok Barat.
KPK Masih Dalami Dugaan Korupsi Proyek Pemkab Lombok Barat
Hingga kini, KPK belum menjelaskan secara rinci proyek apa saja yang menjadi objek penyelidikan maupun nilai dugaan penerimaan yang sedang didalami.
Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan sebelum menentukan status hukum mereka sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga memilih menunggu penjelasan resmi dari KPK terkait rangkaian operasi tangkap tangan tersebut, termasuk alasan penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan kantor pemerintah daerah.
