BeritaNasional

Prabowo Tegaskan Ancaman terhadap Satgas PKH Sama dengan Mengancam Presiden

122
Sumber foto : Liputan6.com
Sumber foto : Liputan6.com

Toyotacibinong.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap tegas terhadap pihak yang mengganggu kerja Satgas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH). Ia menyatakan bahwa segala bentuk ancaman maupun hambatan terhadap satgas tersebut dianggap sebagai ancaman langsung terhadap Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan saat acara penyerahan denda administratif dan upaya penyelamatan keuangan negara di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta Selatan.

Satgas PKH Dibentuk untuk Selamatkan Kekayaan Negara

Prabowo menjelaskan bahwa pembentukan Satgas PKH dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga aset negara, khususnya yang berkaitan dengan kawasan hutan. Ia menilai selama ini masih banyak praktik yang merugikan negara oleh pihak-pihak tertentu.

Melalui satgas tersebut, pemerintah berupaya menertibkan dan mengembalikan kekayaan negara agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Apresiasi untuk Kinerja Satgas PKH

Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada para anggota Satgas PKH yang dinilai telah bekerja dengan dedikasi tinggi.

Hadapi Ancaman dan Intimidasi di Lapangan

Menurut Prabowo, dirinya mendapatkan laporan bahwa sejumlah anggota satgas menghadapi tekanan, termasuk ancaman dan intimidasi saat menjalankan tugas. Meski demikian, ia menilai hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka.

Ia menegaskan bahwa upaya menjaga kekayaan negara merupakan tugas mulia yang membutuhkan keberanian dan komitmen kuat.

Janji Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Prabowo memastikan pemerintah akan menggunakan seluruh kewenangan yang dimiliki untuk menegakkan hukum secara adil dan tegas.

Fokus Berantas Kebocoran dan Penyelundupan

Ia menyoroti masih adanya kebocoran dan praktik penyelundupan yang merugikan negara. Oleh karena itu, langkah penegakan hukum akan terus diperkuat tanpa memandang latar belakang pihak yang terlibat.

Presiden menegaskan bahwa perjuangan menjaga aset negara masih panjang, namun pemerintah berkomitmen untuk terus melindungi kekayaan bangsa demi kepentingan masyarakat luas.

Exit mobile version