Toyotacibinong.id – Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menjalani sesi pemeriksaan selama hampir tujuh jam oleh Komite Pengawasan DPR AS terkait relasi masa lalu keluarganya dengan terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Dalam keterangannya, Hillary membantah memiliki hubungan maupun pengetahuan mengenai aktivitas kriminal Epstein.
Sesi Tertutup Digelar di New York
Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di Chappaqua, New York, yang merupakan lokasi tempat tinggal Hillary dan suaminya, mantan Presiden Bill Clinton.
Permintaan Sidang Terbuka Ditolak
Hillary sebelumnya menginginkan agar sesi tersebut digelar terbuka untuk publik. Namun, DPR AS yang saat ini dikuasai Partai Republik menolak permintaan tersebut dan tetap melangsungkannya secara tertutup tanpa kehadiran media.
Hillary: Tidak Pernah Bertemu atau Berkomunikasi dengan Epstein
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis saat proses pemeriksaan berlangsung, Hillary menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan Epstein.
Bantah Naik Pesawat atau Kunjungi Properti Epstein
Ia menyatakan tidak pernah bertemu secara langsung, tidak pernah bepergian menggunakan pesawat milik Epstein, serta tidak pernah mendatangi pulau, kediaman, maupun kantor pria tersebut.
Setelah pemeriksaan selesai, Hillary menemui wartawan dan menyampaikan bahwa ia telah menjawab seluruh pertanyaan komite sesuai dengan pengetahuannya. Ia juga kembali menekankan bahwa dirinya tidak mengenal Epstein dan tidak pernah berkomunikasi dengannya.
Akui Kenal Ghislaine Maxwell Secara Terbatas
Meski membantah mengenal Epstein, Hillary mengakui pernah mengetahui Ghislaine Maxwell sebagai kenalan biasa. Maxwell kini menjalani hukuman penjara atas keterlibatannya dalam jaringan kejahatan seksual Epstein.
Maxwell Hadir di Pernikahan Chelsea Clinton
Menurut Hillary, Maxwell pernah hadir sebagai pendamping tamu undangan dalam acara pernikahan putrinya, Chelsea Clinton, pada tahun 2010. Ia menegaskan bahwa hubungan tersebut tidak lebih dari perkenalan sosial biasa.
Kritik terhadap Partai Republik dan Sorotan ke Donald Trump
Hillary juga menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan Partai Republik yang tidak membuka sidang ke publik. Ia merasa perlu memberikan penjelasan langsung kepada media agar tidak muncul spekulasi terkait isi kesaksiannya.
Dalam laporan media AS, Hillary disebut mempertanyakan mengapa komite tidak memanggil tokoh lain yang dikaitkan dengan Epstein, termasuk Presiden Donald Trump.
Ketua Komite Tolak Panggil Trump
Ketua Komite Pengawasan DPR AS, James Comer dari Partai Republik, menolak wacana menghadirkan Trump. Ia menyatakan bahwa Trump telah menjawab banyak pertanyaan publik mengenai Epstein dan dinilai cukup transparan.
Bill Clinton Dijadwalkan Memberi Keterangan
Selain Hillary, mantan Presiden Bill Clinton juga dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di hadapan komite yang sama. Pemeriksaan terhadap kedua tokoh ini menjadi bagian dari upaya Kongres AS menelusuri jaringan relasi Epstein dengan sejumlah figur publik ternama.
