Toyotacibinong.id – Kasus pembunuhan seorang wanita di kawasan Jalan Soleh Iskandar (Sholis), Bogor, terus menjadi perhatian publik. Setelah polisi berhasil menangkap dan menetapkan tersangka, pihak keluarga korban meminta agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
Paman sekaligus orang tua angkat korban, Syamsudin, mengungkapkan rasa duka mendalam atas kejadian yang menimpa anggota keluarganya. Ia berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa korban.
Keluarga Nilai Korban Tidak Bersalah
Menurut Syamsudin, korban tidak memiliki kesalahan yang dapat membenarkan tindakan pelaku. Ia menegaskan bahwa jika pelaku memang memiliki tujuan mengambil harta benda korban, seharusnya tidak sampai melakukan pembunuhan.
Keluarga juga menilai tindakan pelaku sangat kejam karena telah merampas hak hidup seseorang. Oleh sebab itu, mereka berharap proses hukum berjalan maksimal dan memberikan keadilan bagi korban.
Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku
Di tengah kesedihan keluarga, Syamsudin menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang dinilai bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, polisi berhasil mengidentifikasi korban meskipun saat ditemukan korban tidak membawa identitas diri.
Sebelumnya, jajaran Polresta Bogor Kota bersama Polda Jawa Barat berhasil menangkap pelaku pembunuhan wanita berinisial AA (25).
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Bagus Azi Lesmana Putra, membenarkan bahwa tersangka telah diamankan beserta sejumlah barang bukti.
Korban Diduga Dilempar dari Atas Tol BORR
Pihak kepolisian mengungkap bahwa korban diduga dibuang dari atas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) ke Jalan Sholis setelah dibunuh.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan warga di pinggir jalan kawasan Yasmin, Tanah Sareal, pada Sabtu dini hari (23/5/2026). Setelah menerima laporan, aparat langsung melakukan pengejaran intensif hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku kurang dari enam jam kemudian.
Polisi Kumpulkan CCTV dan Dalami Hubungan Korban dengan Pelaku
Kapolresta Bogor Kota, Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan bahwa penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti, termasuk rekaman CCTV di sepanjang jalur yang dilalui korban dan tersangka.
Selain itu, polisi juga masih mendalami hubungan antara korban dengan pelaku. Dari hasil penyelidikan awal, diketahui korban sempat pergi bersama tersangka sebelum kejadian tragis tersebut terjadi.
Penyidik kini berupaya melengkapi seluruh bukti untuk memperjelas motif dan kronologi lengkap kasus pembunuhan tersebut.










